Skip to content

Baby Dan Kerupuk

October 3, 2014

Mams pupuk alias makan kerupik

A photo posted by Ariyanti Sutrisno (@webariys) on

Berapa usia bayi kita sekarang? mari kita ingat-ingat. Ketika ia mulai memegang makanan dan mulai memasukkannya ke dalam mulut tertanda gusinya mulai gatal. Sudah begitu air liur mulai berlinang dari bibirnya.

Rasa penasaran mulai muncul ketika bayi mengemut kerupuk. Makanan khas Negara kita dengan ciri khas bunyi ketika mencokot kraus…krukk..kruk dengan bunyi hampir sama. 

Meski usia enam bulan ia mencoba menjejal ke mulut sampai kerupuk melempem dengan bentuk mengecil tak karuan. Di gesekkannya kerupuk pada bagian gusi sampai menghilangkan sarinya

Ketika usia bertambah gigi pun telah bermunculan, keinginan makan kerupuk bisa menagih. kali ini ia tak menghisap sarinya saja namun mencoba menggigitnya dengan alat yang digunakan pada mulut.

Saat gigi beradu pada kerupuk maka timbullah bunyi seperti orang dewasa memakan makanan tersebut. Bayi bisa menciptakan nada ketika makan benda ringan tersebut.

Nada mungkin lebih rendah tak sehebat orang dewasa ketika memakannya. Mungkin sejak saat itu bayi dan anak-anak manapun akan menyukai makanan ringan tersebut.

Sampai-sampai ia lebih memilih makan nasi kecap plus kerupuk dibanding dengan nasi kecap plus telur. Kalau pun ada yang lebih nikmat dan bergizi, pilihannya akan jatuh pada makanan berbunyi tersebut.

Perlu kita waspadai bahwa makanan ringan itu sesekali bisa menyebabkan bayi dan anak-anak mudah batuk. Karena serpihan kerupuk yang telah di gigit akan menyebar ke tenggorokan hingga menyebabkan gatal dan batuk.

Meski kita goreng dengan minyak sebagus apapun cemilan ini tetap bisa membuat petaka bagi tenggorokan. Sebaiknya jangan terlalu sering memberikannya.

Dengan ide lain kita bisa memberikannya kerupuk berpenampang tebal seperti kerupuk pangsit, kuping gajah, kue bawang yang renyah dan memiliki bunyi hampir sama dengan kerupuk.

Bila kita memiliki makanan ringan itu sebaiknya jauhkan dari penglihatan mereka agar tidak ngiler dan meminta.

Baca juga:

persentase asupan bayi

finger food

puree

karbohidrat bisa diambil dari umbi-umbian sebagai pure

From → Artikel, Refrensi

5 Comments
  1. Anaku usia 21 bulan mba
    Suka dengan kerupuk, kira2 aman ga ya untuk tenggorokannya?

    Terima kasih
    bungaasi.wordpress.com

    • hallo bunda, gak bisa dibilang nggak ya kalo si kecil memang sukak dengan kerupuk
      1. mereka bukan mencari rasa dari kerupuk tapi suara dari kerupuk itu yang memang membuat balita penasaran ingin mengulang bunyi yang mirip bahkan sama. Dari bunyi ini memang muncul serpihan-serpihan halus yang membuat gatal tenggorokan.

      2. Munculnya batuk bisa dari minyak yang kita gunakan untuk menggoreng kedua jenis kerupuk yang dikonsumsi.

      jika mau amannya sebaiknya kita bisa gunakan minyak goreng yang bagus untuk menggoreng kerupuk. untuk kerupuk sendiri sebaiknya kita pilih kerupuk yang tidak mengandung pewarna dan pemutih seperti kerupuk melinjo, kerupuk udang, atau olahan kerupuk bawang yang bisa kita buat sendiri.

      3. untuk menghindari kadar batuk yang lebih bahkan cepat hindarkan pembelian kerupuk secara sering bila perlu jangan beli kerupuk yang sudah jadi di warung karena kita tidak tahu minyak yang digunakan dikhawatirkan minyak curah atau minyak jelantah.

      4. sebaiknya bila kita makan kerupuk jangan dihadapan si kecil yah karena akan memancingnya untuk meminta jika tidak diberi bisa-bisa di kejer menangis. and kalo makan kerupuk jangan bersuara yah nanti dia cari sumber suara kriuk-kriuknya.

  2. Anaku usia 21 bulan mba
    Suka dengan kerupuk, kira2 aman ga ya untuk tenggorokannya?

    bungaasi.wordpress.com

    • hallo bunda, gak bisa dibilang nggak ya kalo si kecil memang sukak dengan kerupuk
      1. mereka bukan mencari rasa dari kerupuk tapi suara dari kerupuk itu yang memang membuat balita penasaran ingin mengulang bunyi yang mirip bahkan sama. Dari bunyi ini memang muncul serpihan-serpihan halus yang membuat gatal tenggorokan.

      2. Munculnya batuk bisa dari minyak yang kita gunakan untuk menggoreng kedua jenis kerupuk yang dikonsumsi.

      jika mau amannya sebaiknya kita bisa gunakan minyak goreng yang bagus untuk menggoreng kerupuk. untuk kerupuk sendiri sebaiknya kita pilih kerupuk yang tidak mengandung pewarna dan pemutih seperti kerupuk melinjo, kerupuk udang, atau olahan kerupuk bawang yang bisa kita buat sendiri.

      3. untuk menghindari kadar batuk yang lebih bahkan cepat hindarkan pembelian kerupuk secara sering bila perlu jangan beli kerupuk yang sudah jadi di warung karena kita tidak tahu minyak yang digunakan dikhawatirkan minyak curah atau minyak jelantah.

      4. sebaiknya bila kita makan kerupuk jangan dihadapan si kecil yah karena akan memancingnya untuk meminta jika tidak diberi bisa-bisa di kejer menangis. and kalo makan kerupuk jangan bersuara yah nanti dia cari sumber suara kriuk-kriuknya.

Trackbacks & Pingbacks

  1. Mama Mau Es Cream | olalababies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: