Skip to content
Tags

, , ,

Bayi Tahu Apa Yang Ia Suka

September 5, 2014

original picture klik here

ASI dan menyusui, masih dalam kedua kata tersebut. Bila kita menyusui secara full atau eksklusif saat usia bayi mencapai enam hingga satu tahun akan terlihat tingkah yang selalu menggemaskan.

Saat kita mencoba menggoda dengan melepaskan aerola dari mulutnya tanpa bak bik buk ia langsung mencari dan mencaploknya kembali.

Saat kita sedang asik-asiknya menyusui sambil bercerita, ia terlihat masih fokus dengan kesukaannya sesekali sambil memainkan tangan dengan menepuk-nepuk dada kita atau mencubit bibir kita yang masih bergerak untuk bercerita. Ok kita belum berhasil mengganggu untuk mencoba melepaskan dari kesukaannya.

Bagaimana jika kita berikan hal serupa seperti susu dalam botol? mungkin ia akan beralih dari apa yang ia minum. Ok mari kita coba karena ini hanya sebagai pengecoh saja apakah ia masih dalam posisi semula (menyusui) atau akan beralih ke hal yang lebih menarik.

Sebutlah susu dalam botol yang kita buat merupakan ASI perahan atau susu mahal yang singgah di rak-rak supermarket terkenal. Setelah kita buat mari berikan pada si bayi dengan membujuknya secara halus atau dengan sebuah lagu.

Pertama ia tak merespon masih tetap asih dengan kenyutan di tenggorokannya. Kedua ia hanya melirik. Ketiga ia mulai menggapai dengan tangan kecilnya. Dan keempat tanpa dilihat ia langsung  memainkannya. Ternyata susu dalam botol hanya dianggapnya sebagai mainan.

Tapi tunggu dulu kita akan mencobanya sekali lagi. Kita coba lepaskan aerola dari mulutnya dan langsung berikan dot berteteskan susu.

“nam..nam..hheeeekkk” dengan wajah mengedan, mata menyipit dan bibir tersenyum terpaksa ia langsung melepaskan isapan pada dot. Selebihnya ia akan memainkan susu dalam botol tersebut dengan mencungkir balikkan dan menumpahkannya.

Beberapa kali hasilnya akan tetap sama ia akan memilih hal yang alami. Semahal apapun susu formula ia akan tetap memilih ASI karena ia tahu bahwa pilihannya adalah pilihan terenak sejak ia lahir.

Karena saat ia menyusui ia akan mendapatkan hal lebih seperti mendengarkan musik sederhana dari detak jantung sang mama. Menikmati alunan lagu langsung dari pita suara kita, bahkan ia merasa selalu diberikan kehangatan dan kenyamanan saat digendong sambil menyusui. Tak sedikitpun kekurangan bukan.

Baca juga :

bayi membutuhkan habitat yang asli

asi jiwa bayi

ciuman untuk bayi

kelenjar air mata pada bayi

3 tanda bayi lapar

 

From → ASI

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: