Skip to content

Seberapa Besar Keinginan Kita Untuk Menyusui Bayi

September 3, 2014

 

willow tak lepas dari sang mama pink

willow tak lepas dari sang mama pink untuk mendapatkan ASI 

Keinginan menyusui timbul setelah kita tahu bahwa bayi memerlukan asupan sehat untuk memiliki kekebalan tubuh melebihi asupan buatan.

Jika ditanya sebesar apa akan terpancar dari diri seorang ibu.

Berawal dari cerita seorang ibu hamil sempat bertanya setelah melahirkan ingin memberikan apa pada bayinya?

Ibu A menjawab “Pengennya si ASI tapi liat nanti aja, kalo banyak lanjutin kalo sedikit ya oplos sufor”.

Ibu B menjawab “Sufor aja yang praktis”. Ibu C menjawab “ASI”. Oke tiga orang ibu memiliki jawaban yang berbeda. Masing masing kita bisa menilai dari jawaban tersebut.

Jika ibu A hanya memiliki niat setengah-setengah itu sudah terbaca dari jawabannya mungkin ia mencoba memberikan ASI namun jika tidak memenuhi kebutuhannya maka ia akan memberikan campuran pada bayinya.

Biasanya hal ini akan bertahan di awal menyusui saja ketika anak mulai meraung-raung kekurangan ASI ibu akan memberikannya susu lain karena menganggap ASI tidak mampu mencukupinya.

Untuk jawaban Ibu B jelas sekali jika ibu tersebut memiliki niat yang besar untuk tidak menyusui karena akan membuatnya repot dan sulit tidur menurutnya. Mungkin, mungkin lho ya mungkin. Atau si B ibu sibuk atau malu untuk menyusui hingga tak sempat selalu ingin beristirahat yang pasti sangat disayangkan jika melihat bayi tanpa ASI.

Jawaban Ibu C sudah yakin bahwa ia akan memberikan ASI sepenuhnya untuk sang bayi. Tidak bisa dipungkiri bahwa dengan sebuah niat kita tidak akan pernah goyah untuk melaksanakan keinginan menyusui bayi kita. Dengan niat kita pasti bisa, dengan niat tak ada sedikit pun kekurangan.

Bu..Ibu jangan pernah melihat postur tubuh kita yang kecil dan jangan lihat payudara kita kecil karena semua tidak bisa ditakar dengan hal tersebut. Ada seorang ibu memiliki dengan ciri-ciri tersebut tapi ia mampu menyusui bayinya hingga dua tahun tiga bulan tanpa tersenggol oleh susu sufor padahal ya bun ia seorang pekerja full time.

Itulah niat jika sudah ada dalam hati maka sesulit apapun ia pasti bisa menanggulanginya. Jika ditanya seberapa besar niat maka ada dalam diri dan terpancar dalam sebuah kata.

Semoga kita bisa dan mampu memberikan yang terbaik untuk bayi kita kelak. Kasian lho bu bayi kita jika kita ditanya asal-asalan karena dampaknya pun untuk bayi kita. Jika kita bisa memberikan ASI mengapa tidak. Lah wong artis-artis papan atas saja berani menyusui bayinya di ruang ganti bahkan ruang shooting sekali pun.

From → Ibu, Menyusui

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: