Skip to content

Menggendong

March 12, 2014
105022113c6a63a353fdb76df1ef4d30

klik here mengendong dengan cara dahulu kala akan tetap aman dan nyaman untuk bayi dan anak agar ibagian tubuh dan kepala bisa bersandar pada sang penggendong

Menggendong merupakan kegiatan mengangkat sesuatu ke bagian tubuh depan, samping, atas, bahkan belakang.

Kegiatan ini biasa dilakukan oleh laki-laki, wanita bahkan anak-anak. Namun yang lebih sering melakukannya adalah seorang ibu pada anaknya.

Menggendong dilakukan dari zaman terdahulu hingga sekarang.

Di zaman dahulu wanita menggendong selalu menghadapkan wajah anaknya di hadapannya jika menggendong pada bagian belang atau punggung maka wajah sang anak akan dihadapkan ke bagian punggung ibu agar ia bisa menyandarkan kepala dan wajahnya pada punggung atau dada.

Sekarang model gendongan pun beraneka ragam mulai dari kain manual biasa hingga gendongan praktis tinggal setel alur dan kuncinya. Sebuah gendongan bermodel baru dalam instruksinya bermacam-macam bagaimana cara menggendong entah itu menghadapkan bayi ke arah depan (memandang orang sekelilingnya) dengan punggung  menempel pada perut sang penggendong atau sebaliknya.

Jika kita lihat banyak diantara kita menghadapkan anak ke arah kita memandang (depan) saat berekreasi dengan niat agar si kecil bisa melihat secara langsung kondisi di depannya tanpa halangan tubuh kita.

Namun kondisi ini justru akan membuat bayi tidak nyaman, binggung, pusing bahkan stress. Karena ia tidak berfokus pada pandangannya, orang yang berlalu lalang di hadapannya akan membuatnya bingung, gerakan mata dan leher yang selalu berganti mengikuti orang yang ia lihat akan membuatnya stess.

Beberapa merk gendongan ternama seperti boba tidak menyarankan untuk menggendong bayi menghadap ke depan karena akan berakibat buruk pada bayi.

Jadi cara menggendong yang telah diterapkan sejak dahulu kala merupakan cara yang terbaik dan aman bagi bayi dan anak-anak kita. Agar ia selalu nyaman dengan pelukan orang yang menggendongnya dan nyaman saat ia menyandarkan kepala pada punggung penggendong.

Baca juga:

https://olalababies.wordpress.com/2014/02/14/kapan-dan-dimana-pun-bisa-dengan-apron/

https://olalababies.wordpress.com/2013/06/14/tips-memilih-breastpump-manual/

https://olalababies.wordpress.com/2013/02/27/amankah-dengan-baby-walker/

https://olalababies.wordpress.com/2013/01/21/earmuff-untuk-sang-bayi/

https://olalababies.wordpress.com/2012/12/19/bukan-dengan-mulut-tapi-dengan-pipet/

From → Artikel, Refrensi

One Comment

Trackbacks & Pingbacks

  1. Like Father Like Soon | olalababies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: