Skip to content

5 Dari 10 LMKM Bagian 2

December 11, 2013
5 dari 10 LMKM

5 dari 10 LMKM

6. Tidak memberikan makanan atau minuman apapun selain ASI kepada bayi baru lahir.

Di sini jelas sekali bahwa bayi baru lahir dilarang keras diberikan  makanan dan minuman karena pada tahap ini yang dibutuhkan bayi adalah ASI yang berfungsi untuk memberikan kekebalan tubuhnya bukan dengan air putih, teh manis bahkan madu selain itu dengan ASI bisa membersihkan fungsi hati agar tidak terjadi bilirubin atau kuning.

Jika bayi diberi makanan selain ASI besar kemungkinan bayi tidak memiliki kekebalan tubuh bahkan terjadi kematian pada bayi seperti yang sering terjadi di Etiopia.

7. Melaksanakan rawat gabung dengan mengupayakan ibu bersama bayi 24 jam sehari.

Tujuan dilaksanakan rawat gabungan ini untuk mempermudah menyusui antara ibu dan bayi karena saat itu kita memberikan ASI pertama (kolostrum) dan penting bagi keduanya untuk saling bekerja sama agar ASI bisa keluar dengan bantuan bayi dan semakin sering ASI akan keluar dengan lancar.

8. Membantu ibu menyusui semau bayi, tanpa pembatasan terhadap lama dan frekuensi menyusui. 

Poin ke tujuh akan terus berhubungan dengan poin kedelapan dimana keduanya saling membutuhkan bila sang bayi membutuhkan ASI maka kita juga harus mengeluarkan ASI agar tidak terjadi penyakit pada tubuh kita.

Memberikan ASI yang baik dengan memberikannya tanpa batasan waktu karena menurut penelitian  akan mempengaruhi kecerdasannya. Selain itu tubuh kita akan mengembalikan berat badan kita tanpa harus berdiet karena keduanya benar-benar saling membutuhkan. Jangan batasi bayi untuk menyusu tapi berikan semau ia kapan dan di mana saja.

9. Tidak memberikan dot atau kempeng kepada bayi yang diberi ASI.

Karena nantinya akan mempengaruhi bayi dalam menyusu pada induknya. Dot yang diisi susu (ASI) akan lebih mudah dihisap oleh sang bayi selain itu bisa dibantu pula oleh kita dengan gerakan untuk mengeluarkan susu dalam botol tersebut. Bantuan inilah yang nantinya akan membuat bayi malas untuk menyusu pada ibunya.

Memberikan kempeng akan membuat bayi anteng sama halnya seperti dot hanya kempeng perlu dibubuhi dengan sedikit ASI saja selebihnya tidak. Memberikan dot yang dimiliki sang ibu sudah benar-benar sempurna karena bayi akan aman oleh bahaya tersedak dan gangguan lainnya.

10. Mengupayakan terbentuknya Kelompok Pendukung ASI (KP-ASI) dan rujuk ibu kepada kelompok tersebut ketika pulang dari rumah sakit, rumah bersalin, fasilitas pelayanan kesehatan. 

Aturan terakhir ini kita perlu dukungan dari mana dan siapapun baik dari suami, keluarga, sanak saudara maupun orang-orang di tempat kita bekerja. Di Indonesia sudah banyak kelompok-kelompok pendukung ASI salah satunya AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) sebuah media tempat kita share tentang problem menyusui hingga penyapihan setelah menyusui.

Bagaimana pun problem kita mengenai ASI dan menyusui bisa share di grup tersebut. selain itu bentuk dari dukungan ASI ini juga sudah banyak terlihat pada toko-toko online yang menjual peralatan dan kebutuhan akan ASI seperti breast pump, botol kaca, cooler bag, ice gel dan lain-lain.

Lanjutan : https://olalababies.wordpress.com/2013/12/09/5-dari-10-lmkm-bagian-1/

Terinspirasi:

http://gizi.depkes.go.id/kebijakan-gizi/download/SE-10LMKM.pdf

https://www.facebook.com/aimi.aimi.54?hc_location=stream

Baca juga:

bilirubin

kandungan dalam kolostrum

save the children

asi bisa mempengaruhi kecerdasan anak

asi botol kaca

tips memilih breast pump manual

From → ASI

One Comment

Trackbacks & Pingbacks

  1. 5 Dari 10 LMKM Bagian 1 | olalababies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: