Skip to content

Cepat Dan Tepat

October 29, 2013

396956_10150973721388370_1243269948_a

Demam dan panas pada anak mungkin sering kita alami saat usia anak masih di bawah lima tahun, di masa-masa ini si kecil memang masih sangat rentan semua penangannya harus cepat dan tepat apalagi saat badannya panas.

Ada beberapa anak yang memang tahan dan kuat terhadap demam yang dialaminya tapi ada beberapa juga yang tidak tahan. Pada suhu 38ºC si kecil bisa saja tahan tapi jika ia tidak kuat maka ia akan mengalami kejang ada juga saat suhu 40ºC ia tidak mengalami kejang, ini tergantung dari kekebalan tubuh masing-masing anak.

Saat panas dan demam ini kita tidak boleh panik namun penanganan harus cepat dan tepat dengan stap sebagai berikut:

  • Mengompres tubuh bayi dengan air hangat-hangat kuku jangan dengan air dingin atau air es.
  • Fokus pengompresan pada daerah perut, tubuh dan ketiak jangan bagian jidat dan kepala.
  • Gunakan dengan sapu tangan untuk mengopres untuk mengosok-gosokkan secara perlahan.
  • Usahakan ruangan netral berangin tapi jangan dekatkan si kecil langsung pada kipas angin.
  • Berikan si kecil minum air putih secara terus menerus.
  • Jangan selimuti berbaju lengan panjang

Alat yang digunakan

  • Termometer sebagai pengukur panas (jika sudah tersedia di rumah)
  • Kain atau handuk sebagai pengompres
  • Baskom berisikan air hangat
  • Air putih untuk dikonsumsi si kecil agar racun disalurkan melalui keringat dan air kencing.

Mengapa mengompres tidak boleh dengan air dingin atau air es? Bila suhu tubuh yang panas tiba-tiba dikompres dengan air dingin, maka akan membuat anak menggigil. Dan perlu diketahui bahwa menggigil adalah pertanda awal suhu tubuh akan meningkat.

Mengapa mengompres pada bagian perut, badan hingga ketiak bukan pada bagian kening atau kepala? Menurut Dr. Herbowo Soetomenggolo Sp.A , prinsip kompres hangat, membuat seluruh reseptor demam di tubuh menyadari anak sedang mengalami lonjakan suhu. Tubuh merespon demam dengan mengeluarkan zat-zat yang bisa menurunkan demam.

Reseptor demam kita ada di seluruh permukaan kulit. Jadi bukan di kening saja. Dengan menghangatkan seluruh permukaan kulit, terjadi pelebaran pembuluh darah di seluruh kulit sehingga aliran darah bertambah dan panas tubuh makin cepat dibuang ke udara.

Mengapa harus banyak minum terutama air putih? Fungsinya, menjaga kecukupan cairan dan mencegah timbulnya panas lebih tinggi. Jangan minum minuman yang mengandung kafein  karena akan menyebabkan cairan tertarik keluar melalui kencing sehingga makin kekurangan cairan. Selain itu memperbanyak minum air putih juga bisa membuang racun dalam tubuh berupa air kencing dan keringat.

Mengapa tidak boleh diselimuti dan menggunakan baju tebal? Saat itu si kecil sedang panas maka kita harus membantu mengeluarkan dan menurunkan panas dalam tubuhnya tanpa menggunakan baju bila perlu. Menggunakan baju tebal akan membuat suhu tubuhnya makin panas.

Jadi cukup dengan sebaskom air hangat dan kain perca bisa menurunkan panas si kecil cara ini ampuh jika penangannya cepat dan tepat agar anak tidak kejang.

sumber:

http://health.detik.com/read/2010/06/29/163047/1389419/764/jangan-kompres-anak-demam-dengan-air-es

Baca juga:

sakit dan obat

6 cara memperkuat sistem kekebalan tubuh anak

kurangil eukemia dengan vaksinasi

bantal bisa mencegah sids pada bayi

From → Anak, Kesehatan

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: