Skip to content

Sakit Dan Obat

October 25, 2013
527686_4629945236861_738107730_n

jangan biasakan memberikan obat pada si kecil jika hanya sakiti ringan yang bisa dan mudah diobati sendiri.

Zaman makin canggih, kesehatan pun mahal harganya berkat sebuah kecangihan ini terutama mengenai obat-obatan (bukan narkoba ya buk).

Saat melihat dan merasakan anak kita sakit pasti bisa langsung membawanya ke rumah sakit dan diberikan obat entah itu panas atau demam. Jika saya lihat di kondisi yang ada ibu-ibu jaman sekarang entah kurang pengetahuan, manja, panik atau bahkan tidak bisa menangani sendiri.

Contohnya saat anak panas  ya kira-kira mencapai 38ºC ada yang sudah panik dan langsung membawanya ke rumah sakit. Saat di perjalanan tiba-tiba panas tubuhnya sudah menurun mencapai 37ºC, sampai rumah sakit beberapa dokter menyatakan “tidak apa-apa hanya sedikit demam” entah apa penyebabnya.

Buk, ada sebuah pelajaran dari seorang Ibu yang ditinggal di Negeri tetangga yang selalu membawa anaknya ke dokter saat panas dan dokter yang ia kunjungi selalu bilang “tidak apa-apa” apalagi memberikan obat pada pasiennya tidak pernah jika belum pasien tersebut dalam kondisi yang parah. Karena di Negara tersebut tidak pernah membiasakan “sakit sedikit minum obat, pusing sedikit minum obat” sampai haid pun terkadang orang indonesia mengkonsumsi obat untuk meredakan rasa sakitnya.

Buk, Ibu tau apa kandungan yang terdapat dari obat? sebagian mengandung bahan kimia karena proses pembuatannya menggunakan mesin. Jika anak kita panas namun penanggulangannya yang “sedikit-sedikit minum obat” maka apa yang terjadi? Semua organ yang dimiliki anak yang masih di bawah 10 tahun dalam tahap perkembangan, perkuatan dan kekebalan, jika dihantam dengan makanan, obat yang berbahan kimia makan bisa-bisa salah satu organnya ada yang rusak secara perlahan, tidak berfungsi secara maksimal atau masalah lainnya.

Ini akan dirasakan dan berefek setelah ia dewasa. Tak jarang orang bermasalah dengan ginjal akibat bahan kimia karena penyakit datang bukan langsung menyerang namun secara perlahan sudah terproses.

Oleh karena jika memang anak kita saat ini bahkan nanti atau jangan sampai sedang mengalami demam atau panas lakukanlah pengompresan terlebih dahulu untuk menurunkan panasnya kemudian kita berikan air putih agar berkeringat dan racun dalam tubuhnya keluar melalui air kencing dan tinja.

Jika memang mengalami panas yang tinggi kita bisa langsung menelanjangi, membalurkan dengan alkohol 70%, terus memberikan ASI (jika masih konsumsi ASI), Dengan suhu ruangan berangin (menyalakan kipas angin) bukan dingin (karena bisa menyebabkan anak mengigil), dan tetap memberikan air putih sebanyak mungkin Untuk menurunkan panasnya terlebih dahulu agar tidak kejang. Jika masih cara manual mengapa harus dengan cara yang praktis dengan obat.

Tujuan kita adalah menyembuhkan dan menyehatkan buah hati kita jika salah penangganannya maka akan fatal  masa depannya,  jadi kita harus tepat dalam menangani masalah kesehatannya. Diambil dari sebuah pengalaman seorang ibu.

Sumber:

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=263895757016284&set=a.172674282805099.43033.100001875866018&

kenapa-dokter-di-negara-barat-pelit-memberikan-obat-kepada-anak-yang-sakit-penting-untuk-orangtua

From → Anak, Kesehatan

2 Comments
  1. perlu diingat ini mah🙂
    dan diperhatikan selalu. makasih mbak artikelnya😆

Trackbacks & Pingbacks

  1. Cepat Dan Tepat | olalababies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: