Skip to content

Penyebab Bayi Terbangun Dimalam hari

March 21, 2013
156584_10150867904483370_117717559_n

kegiatan utama bayi baru lahir adalah tidur jika sering terbangun dimalam hari maka carilah penyebabnya.
sumber ilustrasi olala babies

Bayi yang baru lahir biasanya akan menghabiskan waktunya dengan tidur. Ia akan terbagun setiap 3-4 jam sekali dan ini merupakan peristiwa yang normal.

Biasanya penyebab utama ia terbangun adalah lapar atau karena ia buang air kecil dan buang air besar. Dengan kondisi basah ia akan tidak betah.

Dan penyebab lain mengapa bayi sering terbangun dimalam hari adalah karena bayi sudah memiliki tidur yang cukup diwaktu sebelumnya.

Entah malam hari atau disiang harinya.

Berikut alasan mengapa bayi sering terbangun dimalam hari :

1.  Bayi di bawah usia 6 bulan belum memiliki jam tidur                             Menurut penelitian yang bersumber dari American Academy of Pediatrics (AAP) bahwa bayi belum memiliki jam tidur hingga usia sekitar 6 bulan.

Untuk bayi yang baru saja lahir akan menghabiskan tidurnya sekitar 16-20jam per hari.  Mereka hanya bisa tidur satu atau dua jam pada suatu waktu.

Semakin besar mereka, maka bayi akan membutuhkan waktu lebih sedikit untuk tidur. Di usia kurang dari 6 bulan wajar jika bayi sering terbangun di malam hari dan akan tertidur kembali setelah beberapa menit berikutnya.

2.  Perubahan lingkungan dan rutinitas                                                                Jika kita memiliki bayi yang sedang tertidur nyenyak dan tiba-tiba ia terbangun, kemungkinan karena pengaruh suhu kamar yang berubah atau jumlah cahaya yang masuk ke kamar membuatnya silau.

Seorang bayi juga bisa terbangun karena mendengar suara dan gerakan dari orang yang berada didekatnya seperti mendengkur, bergerak, bahkan batuk. Dan tugas kita adalah memeriksa kondisi bayi apakah ia tersa panas atau kedinginan.

3.  Sakit
Nyeri atau perasaan sakit juga dapat menyebabkan bayi terbangun dimalam hari. Kita harus segera membawanya ke dokter jika menghadapi situasi seperti ini.

4.  Pertumbuhan
Bayi tak lagi bisa tidur nyenyak jika ia mulai tumbuh dan mulai belajar sesuatu seperti merangkak atau berjalan. ia akan merasakan anggota tubuhnya terasa pegal karena lelah disiang hari terus bergerak. Dan akan tertidur dengan nyenyak jika merasa kelelahan.

5.  Pertumbuhan gigi
Bayi yang akan tumbuh gigi atau baru saja tumbuh gigi akan sering terbangun dimalam hari. Karena ia merasa tidak nyaman di daerah gusi yang membengkak dan bisa mengalami demam saat gigi mereka tumbuh.

6.  Merasa gelisah karena mereka tidur terpisah dari Orangtua
Hal ini sering terjadi pada bayi  berusia usia 9-12 bulan, jika tidur terpisah dari kita sebagi orang tuanya.

Sedangkan pada bayi yang berusia dibawah 6 bulan justru bisa tidur tanpa kita namun siapa yang akan tega meninggalkan bayi sekecil itu untuk tidur sendiri karena ia masih membutuhkan dekapan hangat sang ibu dan ASI.

Dan di atas 2 tahun ia akan mulai terbiasa untuk tidur sendiri. Jika mereka terbangun dimalam hari dan memanggil nama kita maka hal ini normal dalam tahap perkembangan emosi anak.

From → Bayi, Bayi Baru Lahir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: