Skip to content

Karbohidrat Bisa Diambil Dari Umbi-umbian Sebagai Pure

March 20, 2013
Umbi bahan dasar pure memiliki karbohidrat yang tinggi baik untuk bayi

Umbi bahan dasar pure memiliki karbohidrat yang tinggi baik untuk bayi
sumber ilustrasi olala babies

Saat usia bayi mencapai 6 bulan saatnya pula kita memulai memberikan asupan selain ASI kepadanya.

Kita akan mulai berkreasi  membuat aneka hidangan untuk sang buah hati mulai dari buah, sayuran, makanan berprotein seperti ikan, daging, ayam hingga tempe dan tahu.

Tak hanya itu saja kita juga bisa memperkenalkan karbohidrat seperti umbi-umbian agar ia bisa mengenal rasa.

Umbi-umbian ini bisa kita olah dengan cara direbus atau dikukus seperti kentang, singkong, ubi, talas, labu kuning, sukun dan lain sebagainya.

Ubi dan labu kuning , kita bisa memberikan kukusan ubi dan labu kuning pada si kecil karena ubi memiliki 94 kalori dan labu kuning memiliki 56 kalori.

Kukusan ubi dan labu bisa kita haluskan dengan cara diblender atau dengan cara dipenyet saja dengan menggunakan sendok karena tekstur ubi dan labu ini cukup lembut dan lembek setelah dimasak.

Untuk penyajiannya kita bisa tambahkan 100cc ASI. Jangan berikan tambahan rasa seperti garam, gula, madu dan bahan perasa lainnya biarkan bayi menikmati rasa alami ubi.

Selain ubi kita juga bisa memvariasikan makanan bayi dengan kentang yang memiliki kadar 56 kalori cara pengolahan dan penyajian sama persisi seperti ubi. Tekstur kentang yang halus akan membuat bayi mudah untuk mencernanya.

Talas, sukun merupakan makanan yang sederhana cara memasaknya cukup dengan dikukus dan diblender saja. Untuk memberikan kepada bayi kita bisa menyajikannya dengan ASI.

Bagaimana dengan singkong? penyajian singkong biasa kita fariasikan dengan menghaluskannya terlebih dahulu dengan cara diparut yang kemudian dikukus sebagai cemilan bayi usia 9 bulan keatas.

Selain diparut kita bisa merebus singkong agar teksturnya lembut dan lembek. Singkong sebagai makanan berkarbohidrat yang baik untuk bayi selain beras.

Jadi kita tak perlu khawatir untuk memberikannya kepada bayi karena bayi merupakan konsumen pasif yang harus kita sajikan makanan yang bervariasi. Biarkan bayi menikmati rasa alami umbi karena umbi memiliki kadar glukosa yang cukup untuk bayi.

Hindarkan penggunaan garam, gula, madu, dan penambah rasa lainnya karena  pencernaan bayi baru berkembang agar proses pengolahan di dalam perut tidak memberatkan kerja ginjal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: