Skip to content

ASI Dalam Tradisi

February 1, 2013

 

images

Dibeberapa desa yang masih alami atau bisa dikatakan kurang maju bahkan kurang pengetahuan masyarakatnya hidup dan percaya akan mitos. Mitos merupakan sebuah tradisi dalam sebuah lingkungan masyarakat,  entah dari mana asal muasal mitos ini beredar yang pasti hingga saat ini masyarakatnya masih sangat percaya akan keberadaan mitos yang percaya secara turun temurun . Terutama pada bayi yang baru lahir mereka percaya bahwa indikasi tangisan bayi adalah lapar bahkan kelaparan.

Bayi dianggap tidak akan cukup bila hanya diberikan ASI maka dalam usia bayi 2 hari mereka sudah memperkenalkan rasa pisang dan madu dengan alasan bahwa kedua makanan tersebut bisa mengenyangkan dan bisa membuat bayi tidur pulas. Dan kepercayaan ini pun tumbuh secara turun menurun. Padahal bayi yang sudah diberi makanan pada usia yang masih muda dan belum cukup waktu bisa menyebabkan sembelit, sesak nafas, diare, bahkan bisa menyebabkan kematian akibat usus bayi belum bisa mencerna dengan baik. Sebab pencernaan bayi belum bisa bekerja secara sempurna sehingga dapat memberatkan kerja organ pencernaan dan ginjalnya.

Selain itu bayi yang terlalu kenyang oleh makanan padat akan malas menghisap ASI. Akibatnya waktu menyusu akan hilang 1-2 waktu dan produksi ASI pun menurun. Bisa pula bayi terkena alergi atau reaksi samping lainnya akibat pemberian makanan padat sebelum waktunya. Oleh sebab itu pengetahuan akan kesehatan bayi, dalam masyarakat dimana pun itu sangatlah diperlukan demi anak cucu mereka bahkan kita sendiri. Dengan membaca, mengikuti seminar atau pun penyuluhan yang diberikan oleh bidan atau dokter di suatu tempat kita bisa tau apa arti kesehatan.

Dengan adanya pengetahuan kita bisa mengerti apa arti kesehatan dan menjaga timbulnya resiko bukan dengan kepercayaan atau mitos yang dibagun oleh sekumpulan orang atau masyarakat. Cari tau dengan membaca bukan dengan ” apa kata siapa…oleh siapa…”

From → ASI

5 Comments
  1. Ferilia permalink

    good article

  2. thx ferlia salam kenal

Trackbacks & Pingbacks

  1. ASI Yang Bersemi | olalababies
  2. Save The Children | olalababies
  3. ASI & Jiwa Bayi | olalababies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: